24 May 2016

Cara Mengendalikan DSLR dengan Android

Hi.. Sabahat yang hobi Fotografi...
Sungguh hebat bukan? Bahwa kita bisa memgendalikan Kamera DSLR kita dengan Android? Ya tentu pasti itu sangat keren.
Dalam kasus ini, saya tidak membicarakan kamera DSLR yang sudah punya built-in wifi atau kamera dengan memory Eye-Fi.
Karena sudah pasti itu gampang banget, tinggal pair secara wireless, selesai.

Praktis, Namun MAHAL!..

Ya, mahal...
Kamera dengan built-in wifi semacam Canon 7D sekarang bisa saja sekitar 10 hingga 11jt. Belum termasuk lensa dan gadget Android, Tripod dan aksesoris lainnya. Kalaupun kamera DSLR-mu gak built-in wifi, kalau mau konek via wifi, pastinya mau ga mau pake Eye-fi Card (memori seukuran SD dengan kemampuan tambahan Wifi) yang 8GBnya sudah hampir 1jt.
Saya kali ini membahas yang pake kabel, via port USB OTG yang ada di gadget Android.

Oke, siapkan bahan berikut :
1. Android minimal Ginger Bread yg sudah support kabel OTG.
2. Kamera DSLR.
3. Kabel OTG, bawaan juga bisa dipakai.
4. Kabel data bawaan kamera.
Test yang saya gunakan adalah Canon EOS 1100D, Lensa Standard,HP Xiaomi Redmi2 TANPA di root, kabel data bawaan kamera dan kabel OTG sebagai penghubung keduanya pastinya.

Juga sudah sukses saya test di Samsung J1 TANPA di Root

Caranya:
1. Download DSLR Controller for Android DISINI
2. Install di gadget mu, jalankan. Jangan koneksikan dulu kameranya sampai diminta.
3. Ketika diminta menghubungkan kamera, tancapkan kabel OTG, sambungkan kabel data ke kamera
4. Posisikan kamera ke ON. Jika sukses, maka tampilan viewfinder LCD akan berpindah ke layar Android.
Semua Setting Control ada di seputar view seperti ini

Dan ini hasil dari jepretan saya menggunakan bantuan Dslr Controller



Bagi yang sudah terbiasa dengan kamera DSLR tentu tahu apa fungsi masing-masing tombol, karena memang sama persis dengan yang ada di setting menu di dalam kamera.

Operasional nya sangat gampang, sama seperti kita memegang kamera.

Jika mengalami error semacam USB Host API not available dst.. dst... (seperti yang saya alami) sehingga kamera tidak dikenal, terpaksa kamu harus root tablet mu, lalu download Chainfire USB Host Diagnostic di Google Play (gratis, search aja).
Nanti USB Host Diagnostic ini setelah di install, dia akan mencari error dan mencoba memperbaikinya secara otomatis.

Apa untungnya mengontrol via eksternal monitor?
Jika kamu menggunakan lensa tele, misal ukuran 70-300mm, tentu berat dan rentan shake/goyang. Jadi biasanya diletakkan di tripod, namun dengan menyentuh tombol shutter pada body, kemungkinan shake masih ada. Dengan melakukan pengendalian model ini, shake bisa diminimalisasi karena kita tidak menyentuh secara fisik body kamera.
Jika kamu sedang melakukan foto massal, misal poto KTP, photo box di acara ulang tahun, kamu tidak perlu repot kesana kemari pake kalung kamera, cukup diletakkan tripod dan kita bisa kendalikan di tablet di meja sebelahnya.
Jika menggunakan kamera yang minim tombol pengontrol luar, menggunakan model ini jadi praktis, tidak perlu repot-repot buka menu untuk mengubah setting, terutama bagi kamu yang gemar menggunakan Full Manual Shot, karena semua sudah disediakan di depan.

Sekian postingan dari saya, semoga dapat bermanfaat dan selamat berkarya sahabat fotografi.

Download Dslr Controller Pro Apk
(CANON)
http://adf.ly/1mz8te

Download CamCap Dslr Controller Pro Apk
(NIKON)
http://adf.ly/1mz8y6

Jika ada masalah jangan sungkan untuk berkomentar ya gaess...


0 komentar:

Post a Comment

 
Copyright © . Fikri Photoshoot - Posts · Comments
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...